Naik Haji adalah impian terbesar semua umat Muslim di dunia. Segala usaha dilakukan agar dapat menunaikan rukun Islam yang kelima ini.
Pertanyaannya: Apakah benar haji bisa menghapus semua dosa dan memberi jaminan selamat di akhirat?
Tonton video ini sampai selesai untuk menemukan jawabannya!
Bila Anda mempunyai pertanyaan atau pandangan lain, silakan mengemail staff kami atau kirimkan pertanyaan singkat Anda lewat WA/SMS ke 0812-9530-4930.
Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut. Sebelum Anda menjawab, pastikan Anda terlebih dahulu melihat video di atas:
- Menurut Anda apakah ada orang yang pernah menyelesaikan ibadah haji tanpa melakukan satu dosa pun?
- Menurut Anda jika ibadah haji menghapus dosa masa lalu, bagaimana cara menghapus dosa seumur hidup?
- Apakah Anda setuju dengan konsep pengampunan dosa menurut Injil? Jelaskan alasan Anda!
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-8100-0718.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

~
Jangan menyesatkan.
~
Saadudin,
Saya menghargai pendapat Anda. Memang hal ini bisa saja dianggap menyesatkan bila tidak sesuai dengan harapan Anda. Namun, jika kita memikirkan hal ini secara logis, maka tiap orang yang telah naik haji tetap melakukan dosa, bukan?
Isa Al-Masih menegaskan bahwa bukan ritual ibadah yang dapat menyelamatkan manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:21-22). Isa Al-Masih berfirman, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).ย
Bukankah firman Isa Al-Masih ini memberikan kepastian dan logis? Apa Anda yakin bahwa Anda tidak akan berdosa lagi jika sudah naik haji? Bisa dijelaskan?
~
Solihin
~
Islam juga ajarkan bahwa atas Rahmat Allah seorang Muslim masuk surga. Bukan amal shalih saja. Asalkan dia bersih dari syirik atau mempersekutukan Allah dengan yang lain seperti yang dilakukan orang-orang Kristen yang menjadikan Isa dan Roh Kudus yang juga disembah.
Ibadah haji hanya salah satu jalan ibadah penebusan dosa-dosa. Tidak ada masalah buat yang tidak mampu berhaji. Taubat nashuha, puasa ramadhan, kurban, bahkan Muslim yang sakit bisa menebus dosa.
No big deal. Tidak logis dapat hasil tanpa usaha. Islam itu logis.
~
Ibnu,
Memercayai rahmat Allah adalah baik. Tetapi apakah Anda telah menerima rahmat Allah? Apa jaminan bahwa Anda telah menerima rahmat Allah? Tentu Anda perlu memikirkan hal ini.
Isa Al-Masih telah memberikan jaminan pasti diterima Allah. Isa Al-Masih berfirman, “…Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).
Artinya tidak dibutuhkan ritual apapun agar selamat, termasuk naik haji. Bagaimana perasaan Anda mengetahui bahwa Isa Al-Masih memberikan jaminan pasti diterima Allah?
~
Solihin