Diskriminasi di Tempat Kerja – Episode 2.2

Video ini merupakan sambungan dari video “Diskriminasi di Tempat Kerja – Episode Pertama” Pada episode ini, dijelaskan bagaimana seharusnya kita meminta hidayah kepada Allah, ketika kita ingin memutuskan suatu perkara. Agar keputusan yang kita buat tidak merugikan orang lain. Sebagai negara yang berlandaskan pada Pancasila, tentu kita wajib saling menghargai sesama umat beragama. Meremehkan agama tertentu, jelas bukan hal yang berkenan di hadapan Allah, bukan?

Video yang menjelaskan tentang Diskriminasi di Tempat Kerja ini, dibagi dalam empat episode. Untuk melihat episode sebelumnya, silakan klik di sini. Pastikan Anda tidak melewatkan tiap episode tersebut!

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Al-Quran menuliskan “Allah tidak akan menempatkan orang kafir [non-Muslim] duduk di atas orang Mukmin” Setujukah saudara bila kami mengatakan bahwa ayat ini mengajarkan Muslim untuk merendahkan umat dari agama non-Muslim? Sebutkan alasan saudara!
  2. Bagaimana ajaran Isa Al-Masih tentang memperlakukan sesama?
  3. Apakah seorang pekerja lebih baik diangkat menurut prestasi atau berdasarkan agamanya? Sebutkan alasan saudara!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Komentar (4)

  • Avatar

    Haydar

    |

    ~
    Al-Quran menuliskan “Allah tidak akan menempatkan orang kafir duduk di atas orang Mukmin” Setujukah saudara bila kami mengatakan bahwa ayat ini mengajarkan Muslim untuk merendahkan umat dari agama non-Muslim?

    Kalau menurut saya, pemikiran yang menganggap bahwa ayat tersebut mengajarkan Muslim merendahkan non-muslim kurang tepat. Ayat ini mungkin bermaksud untuk meningkatkan spirit umat Islam dalam mencapai kemajuan. Seperti yang kita ketahui, pada masa lalu peradaban umat Islam sangat maju.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Mungkin apa yang Sdr. Haydar katakan benar. Tapi pada kenyataannya, umat Islam sering mengutip ayat di atas untuk menolak seorang pemimpin yang bukan seagama dengan mereka. Contohnya di Jakarta. Daerah yang dipimpin oleh non-Muslim. Dari media kita dapat mengetahui bagaimana umat Muslim melakukan berbagai cara untuk menggulingkan pemimpin tersebut. Bukan karena dia pemimpin yang tidak benar. Tapi karena semata-mata tidak beragama Islam.

      Nah, bagaimana pandangan Sdr. Haydar akan hal itu. Benarkah Islam tidak mengajarkan Muslim untuk merendahkan umat dari agama non-Muslim?
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Mahdi

    |

    ~
    1. “Allah tidak akan menempatkan orang ingkar duduk di atas orang Mukmin” Jawabannya: Sebab Allah tahu orang Mukmin bukan keledai atau kuda untuk diduduki orang kafir.
    2. Hubungan kepada Allah ialah cintai Allah, Pencipta dan Pemilikmu itu, serta kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri “Kasih sayangilah sesamamu karena Allah”
    3. Jika ada 100 orang Mukmin yang baik dan hanya ada 1 orang kafir atau ingkar kepada Allah yang bisa mengemudi pesawat, maka siapakah yang harus dikedepankan?

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      1. Maaf, jawaban sdr di atas agak membingungkan. Sepertinya Al-Quran tidak pernah berkata bahwa Mukmin akan diduduki orang kafir. Sepertinya sdr salah dalam membaca pertanyaan di atas.

      2. Kami setuju. Sudah seharusnya kita saling mengasihi sesama. Tapi pada kenyataanya tidaklah demikian. Diskriminasi terhadap minoritas masih sering terjadi. Menurut sdr, mengapa hal tersebut masih sering terjadi?

      3. Menurut sdr, mungkinkah 100 Mukmin itu memiliki pesawat yang dipiloti oleh orang kafir? Sepertinya sangat mustahil, bukan?
      ~
      Saodah

Tinggalkan komentar


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir video.
  3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  4. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


 huruf tersedia

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook

Tweet Terbaru

Hidup dalam ketakutan memang tidak nyaman. Apa lagi akan api neraka, bukan? Bagaimana selamat dari apa neraka? pic.twitter.com/BuU7xllGok