Setelah Meninggal, Apakah Saya Pasti Masuk Sorga? – Episode 14.3

Artikel di bawah ini sudah diperbaharui dengan video yang memiliki suara

“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu” (Injil, Surat 1 Petrus 5:7). Dengan berpegang pada firman Allah itu, Pak Broto tidak merasa kuatir sekalipun penyakitnya menurut dokter sudah sangat parah.

Sekarang Anda sedang melihat Video “Lika-Liku Keluarga Ahmad Soeparno” episode ketiga. Tema yang diangkat pada episode ini mengenai “Kepastian Masuk Sorga Setelah Meninggal.” Umat beragama perlu mengetahui hal ini. Dengan demikian, Anda tidak akan takut lagi menghadapi soal kematian. Melalui video ini Anda akan mengetahui apa alasan Pak Broto yang murtad, merasa tidak takut menghadapi kematian.

Untuk melihat episode sebelumnya Anda dapat klik di sini.

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Setelah menonton video di atas, menurut Anda, mengapa Pak Broto tidak takut menghadapi kematian walaupun dia sudah murtad?
  2. Selain apa yang sudah dijelaskan pada video tersebut, adakah cara lain yang dapat membuat seseorang tidak takut pada kematian? Jelaskanlah!
  3. Bila Anda berada pada posisi Pak Broto, apakah yang akan Anda lakukan supaya Anda yakin bahwa Anda siap menghadapi kematian?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Tinggalkan komentar


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir video.
  3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  4. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


 huruf tersedia

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook