Satu pesan WhatsApp menghancurkan 12 tahun pernikahan Pak Niko. Perselingkuhan membuatnya hampir kehilangan istri dan anaknya.
Namun, melalui kisah Nabi Yusuf dan Isa Al-Masih, ia belajar tentang integritas, pertobatan, dan pengampunan.
Apa yang terjadi selanjutnya? Saksikan kisah Pak Niko lewat video berikut dan temukan harapan di balik kesalahannya.
Bila Anda mempunyai pertanyaan atau pandangan lain, silakan mengemail staff kami atau kirimkan pertanyaan singkat Anda lewat WA/SMS ke 0812-9530-4930.
Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut. Sebelum Anda menjawab, pastikan Anda terlebih dahulu melihat video di atas:
- Apa yang bisa kita pelajari dari Nabi Yusuf tentang menjaga integritas ketika tidak ada seorang pun yang melihat?
- Apakah ada โkeputusan-keputusan kecilโ dalam hidup kita yang jika terus dibiarkan dapat membawa kita semakin jauh dari Allah atau orang yang kita kasihi?
- Menurut Anda, apa arti pertobatan yang sungguh-sungguh ketika seseorang sudah melakukan kesalahan besar dan merusak kepercayaan orang lain?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-8100-0718.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”
