Pandangan Al-Quran Akan Status Wanita Muslim – Episode 4.4

Artikel di bawah ini sudah diperbaharui dengan video yang memiliki suara

“Sebab kamu (pria dan wanita) tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat” (Injil, Surat I Petrus 1:18-19).

Ayat ini menjelaskan bahwa Tuhan mengasihi pria maupun wanita. Tuhan ingin agar pria dan wanita mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan hidup kekal di sorga.

Ilustrasi yang terdapat pada video berikut akan menjelaskan kepada Anda, bagaimana sebenarnya Allah memperlakukan kaum pria dan kaum wanita. Apakah membeda-bedakan menurut gender, atau tidak. Silakan klik video di bawah ini.

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa Allah swt sepertinya enggan mensejajarkan kaum pria dengan kaum wanita?
  2. Dalam hal keselamatan akhirat, apakah pria dan wanita mendapatkan kesempatan yang sama? Jelaskan alasan saudara!
  3. Dari penjelasan pada video di atas, menurut sdr bagaimana seharusnya ajaran agama memperlakukan kaum wanita?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Komentar (2)

  • Avatar

    Tiawan Sukma

    |

    *****
    Dari penjelasan pada video di atas, menurut sdr bagaimana seharusnya ajaran agama memperlakukan kaum wanita?

    Menurut riset juga bahwa perempuan dalam bertindak lebih mengutamakan perasaan, dan pria dalam bertindak lebih mengutamakan akal. Kalau Anda harus memilih, mana yang harus Anda pilih, pemimpin yang bertindak menggunakan perasaan, atau pemimpin yang bertindak menggunakan akal?

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      *****
      Maaf Sdr. Tiawan, sepertinya penjelasan yang Anda beri tidak menjawab pertanyaan yang ada.

      Kiranya Anda tidak keberatan memberi pandangan sesuai dengan topik yang dipertanyakan. Bukan dengan menjawab pertanyaan dengan memberi pertanyaan baru. Terimakasih!
      ~
      Saodah

Tinggalkan komentar


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir video.
  3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  4. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


 huruf tersedia

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook

Tweet Terbaru

Dibayang-bayangi dosa masa lalu?