Muslim dan Nasrani: Jangan Menikah Beda Agama!

Setiap kita pasti ingin menikahi seseorang yang sangat kita cintai, bukan? Sayangnya, cinta tidak pernah memandang suku, latar-belakang, termasuk agama. Bagaimana bila seseorang yang Anda cintai itu berbeda iman dengan Anda? Akankah Anda menikahinya atau tidak?

Video berikut berjudul Muslim dan Nasrani: Jangan Menikah Beda Agama!” Menjelaskan setidaknya lima alasan mengapa Sri, seorang Nasrani, mengurungkan niatnya untuk tidak menikahi Abdul, seorang pria Muslim yang dicintainya. Bila Anda mempunyai pertanyaan atau pandangan lain, silakan mengemail staff kami atau kirimkan pertanyaan singkat Anda lewat WA/SMS ke 0812-8100-0718.

 

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Menurut Anda, adakah alasan lain mengapa lebih baik seseorang jangan menikah beda agama? Jelaskanlah jawaban Anda!
  2. Adakah cara lain agar seorang Muslim dan Nasrani dapat menikah, dan perbedaan agama tidak akan mengganggu kerukunan rumah tangga mereka? Jelaskanlah jawaban Anda!
  3. Apakah Mas Abdul dapat menolak beberapa kepercayaan agamanya mengenai pernikahan, agar Sri dapat menikahinya dengan sukacita? Jelaskanlah jawaban Anda!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Komentar (2)

  • Avatar

    anon

    |

    ~
    Kenapa di video iklan menikah beda agama seakan akan lebih memojokan ke agama Islam? Tidak seharusnya monolog seperti itu ditayangkan sangat disayangkan.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Saya bisa memaklumi pendapat Anda demikian. Tetapi kami tidak pernah memojokkan Islam. Saya hanya mencoba memaparkan fakta yang terjadi di masyarakat. Bukankah pernikahan beda agama menjadi salah satu yang dibahas? Tentu saya menyadari bahwa pernikahan beda agama tidak memberikan manfaat secara psikologis maupun teologis. Karena itu, saya bertanya kepada Anda. Mengapa Anda menyatakan monolog? Bukankah tersedianya kolom komentar merupakan sarana untuk berdiskusi yang merupakan bagian dari dialog?
      ~
      Solihin

Tinggalkan komentar


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir video.
  3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  4. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


 huruf tersedia

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook

Tweet Terbaru

Mengapa kebanyakan orang Muslim tidak pernah mendengar kisah Nabi Isa walau Ia diutamakan oleh mereka? isadanislam.org/isa-al-masih/…