Mengapa Kristen dan Islam Harus Percaya Isa?

Benarkah Isa Al-Masih menjamin keselamatan manusia? Mengapa harus Isa Al-Masih? Bukankah Allah mengutus banyak rasul dan nabi lainnya?

Mungkin Anda pernah mendengar pertanyaan-pertanyaan di atas, atau justru mungkin Anda sendiri pernah mempertanyakannya.

Video berikut akan menjelaskan secara singkat jawaban-jawaban dari pertanyaan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan atau pandangan lain, silakan mengemail ke staff kami atau kirimkan pertanyaan singkat Anda lewat SMS ke 0812-81000-718. Silakan simak video di bawah ini.

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Setelah melihat video di atas, jelaskanlah mengapa Islam dan Kristen harus percaya pada Isa Al-Masih?
  2. Mengapa Kalimatullah, yaitu Isa Al-Masih, satu-satunya yang dapat menjamin keselamatan seseorang?
  3. Mengapa amal dan ibadah tidak dapat menjamin keselamatan seseorang?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah”

 

Komentar (2)

  • Avatar

    Muhammad Azis

    |

    ~
    Assalamualaikum,

    Saya sangat percaya Nabi Isa. Dia memang Kalimatullah atau Word of God. Iya, benar Dia hanya Kalimat dan Injil Yohanes juga setuju bahwa Isa hanya Word of God and nothing create without word. Tidak ada di dunia ini yang tercipta tanpa Kalimah Allah kun fa ya kun dan begitu juga Yesus salah satu dari sekian Kalimat Allah. Dengan begitu Isa ibn Maryam cuma manusia biasa.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Walaikumsalam Sdr. Muhammad Aziz,

      Benar yang Anda katakan bahwa Isa adalah Kalimat Allah. Namun, Anda kemudian berkata Isa hanya manusia biasa. Menurut saya ini adalah dua pernyataan yang bertentangan. Sebab, bagaimana mungkin Allah dan Kalimat-Nya dua pribadi yang berbeda?

      Anda bahkan mengakui ayat yang tertulis dalam Kitab Injil Yohanes. Bunyinya, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Yonanes 1:1). Ayat ini sudah sangat jelas mengatakan bahwa “Firman” atau “Kalimatullah” itu adalah Allah, bukan?

      Lebih lanjut pada ayat ke-14 dikatakan, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita . . . ”

      Jadi, sesuai dengan isi Kitab Suci Allah, dapatlah kita percaya bahwa Kalimatullah adalah Allah itu sendiri.
      ~
      Saodah

Tinggalkan komentar


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir video.
  3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  4. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


 huruf tersedia

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook

Tweet Terbaru

Hidup dalam ketakutan memang tidak nyaman. Apa lagi akan api neraka, bukan? Bagaimana selamat dari apa neraka? pic.twitter.com/BuU7xllGok