Islam dan Kristen Agama Damai?

Kita sering mendengar pribahasa “setiap pohon dikenal dari buahnya.” Tentu buah mangga berasal dari pohon mangga, bukan? Buah durian, berasal dari pohon durian. Kita tidak pernah melihat buah pisang berasal dari pohon pepaya, atau sebaliknya.

Demikian juga dengan agama. Kita dapat mengenal “buah”nya dari pendiri agamanya. Misalnya agama Kristen. Dalam Kitab Suci Injil Isa Al-Masih mengajarkan bahwa hukum ajaran Isa yang utama adalah “Kasih.” Dan kasih ini menjadi dasar dari ajaran Kristen.

Bagaimana dengan agama Islam? “Buah” apa yang dihasilkan oleh “pohon” salah satu agama terbesar ini? Silakan simak video berikut

 

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa ada ayat-ayat Al-Quran yang sepertinya tidak mencerminkan soal kedamaian?
  2. Setujukah Anda bila dikatakan bahwa sepak terjang Islam radikal serta fundamentalis yang ada saat ini, sedikit banyak dipengaruhi oleh ajaran Muhammad dalam Al-Quran? Jelaskan alasan Anda!
  3. Kita sering mendengar kalimat “Islam agama damai.” Sebutkanlah salah satu ayat dalam Al-Quran yang mendukung pernyataan tersebut!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

Komentar (10)

  • Avatar

    Usop

    |

    ~
    Matius 10 : 34-36 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.”

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Terimakasih Sdr. Usop untuk kutipan ayat di atas. Teman-teman Muslim sering kali mengutip ayat ini saat kami bicara soal “agama Kristen agama damai?” Sekilas memang sepertinya ayat tersebut sangat menyeramkan sekali.

      Sdr. Usop bila Anda membaca Kitab Suci Injil, Anda akan menemukan Yesus sering menggunakan perumpamaan saat mengajar murid-murid-Nya. Ayat di atas adalah di antaranya.

      Lewat ayat itu Yesus ingin mengingatkan murid-murid-Nya tentang penganiayaan yang akan diterima oleh mereka yang ingin menjadi pengikut Yesus. Misalnya: Dibunuh, dianiaya, diusir orang tua, diceraikan suami/isteri, dikucilkan, dll. Bukankah hal ini memang sering terjadi bagi mereka yang berpaling menjadi pengikut Yesus/Isa Al-Masih?
      ~
      Saodah

  • Avatar

    harry

    |

    ~
    Kalau benar artinya Yesus membawa pedang (secara harafiah) kenapa di Alkitab tidak ada satupun ayat menceritakan Yesus berperang melawan atau membunuh si….. tidak ada.

    Maka benar yang dimaksud dengan membawa pedang di sini adalah Kiasan. Dimana artinya sudah dijelaskan moderator di atas dan sangat tepat. Bahkan ketika Yesus dihina, dianiaya Dia tidak membalas.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Betul yang Anda katakan. Kata “pedang” dalam ucapan Yesus yang terdapat dalam Injil Matius 10:34-36 adalah “pedang” dalam arti kiasan. Bukan “pedang” dalam arti sebenarnya.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    ABDULLAH

    |

    ~
    Saya ingin bertanya tentang video ini. Anda mengatakan jika Muhammada adalah seorang yang kejam setelah dia menguasai Mekkah. Apakah Anda pernah membaca Al-Quran dengan lengkap? Apakah Anda pernah melihat bahwa Muhammad seorang penjahat? Anda mungkin melihat dari sudut pandang yang berbeda.

    Saya ingin bertanya sesuatu lagi, bagimana Anda bisa mengatakan bahwa Muhammad menjadikan wanita sebagi seorang selir padahal agama Islam adalah agama yang sangat meng hormati wanita dan melarang zina.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sepertinya Anda kurang membaca sejarah perkembangan agama Islam. Coba Anda membaca sejarah perkembangan Islam, khususnya perang pertama Muhammad di Nakhla. Juga, Anda dapat mencari informasi tentang perang Badar.

      Saya bersedia menjelaskan kepada Anda bila Anda tidak keberatan. Silakan mengemail saya di: saodah@idionline.info.

      Tentang selir-selir Muhammad, menurut sejarah Islam, Muhammad memiliki 23 isteri. Tapi hanya 11 atau 12 isteri yang sering disebut sebagai isteri sah Muhammad. Bagaimana dengan sisanya?
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Ridho

    |

    ~
    To staff IDI,

    Coba sebutkan dalil/riwayat yang sahih jumlah isteri Muhammad 23 orang. Jika benar 23 orang isterinya, sebutkan semuanya.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Ridho,

      Karena video di atas bukan membahas soal kehidupan Nabi Islam secara spesifik, maka saya tidak dapat melayani lebih lanjut tentang pembahasan mengenai Nabi Anda.

      Tapi kita tetap bisa melanjutkan diskusi ini lewat email. Kita dapat membahas soal berapa sebenarnya jumlah isteri dari Nabi Islam. Apakah benar 23 seperti yang saya sebutkan di atas, atau tidak.

      Untuk itu, Anda dapat menghubungi saya lewat email di: saodah@idionline.info. Terimakasih!
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Ridho

    |

    ~
    To staff IDI,

    Ketika umat Islam membuat perjanjian dengan Yahudi Madinah agar menjaga kota Madinah bersama-sama. Namun kenyataannya Yahudi justru berkhianat dan mengganggu serta hendak membunuh Muhammad. Tentu hal ini tidak bisa dibiarkan, akhirnya Muhammad dan kaum Muslimin mengusir Yahudi dari Madinah serta membunuh orang-orang Yahudi yang berkhianat dan yang ingin membunuh Muhammad.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Benarkah orang Yahudi berkhianat dan ingin membunuh Muhammad? Atau, barangkali Muhammad yang mencurigai mereka akan membunuhnya?

      Serangan pertama yang dilakukan Muhammad setelah dia meninggal Mekah dan berdiam di Madinah adalah di Nakhla. Terjadi selama salah satu bulan suci.

      Pada masa itu, biasanya masyarat Arab mengadakan genjatan senjata dalam bulan-bulan suci, agar mereka dapat berdagang dengan aman. Sehingga para penjaga kota tidak menyangka akan ada peperangan. Namun faktanya, pada bulan tersebut Muhammad melakukan pertumpahan darah.

      Bila memang Islam melakukan perang guna mempertahankan diri, mengapa pada sata itu ada pelanggaran perjanjian damai yang sudah disepakati?
      ~
      Saodah

Tinggalkan komentar


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir video.
  3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  4. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


 huruf tersedia

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook

Tweet Terbaru

Menurut Saudara, mengapa Isa Al-Masih berkuasa menjamin manusia tidak tersesat di neraka, dan beroleh hidup kekal di sorga? isadanalfatihah.com/alayhim-a…