Sebagai seorang Muslimah, sejak kecil saya tumbuh dengan keyakinan bahwa nabi saya adalah teladan sempurna bagi hidup saya. Karena banyak nilai kebaikan yang beliau ajarkan. Seperti: kesederhanaan, keteguhan, dan ketaqwaan.
Tapi, setelah saya dewasa, saya menemukan beberapa ajarannya yang sulit saya pahami. Akhirnya membuat saya berpikir: Siapakah sebenarnya yang paling layak saya jadikan teladan hidup saya?
Mari ikuti kisah saya di video ini dalam menemukan jawabannya.
Bila Anda mempunyai pertanyaan atau pandangan lain, silakan mengemail staff kami atau kirimkan pertanyaan singkat Anda lewat WA/SMS ke 0812-9530-4930.
Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut. Sebelum Anda menjawab, pastikan Anda terlebih dahulu melihat video di atas:
- Apakah Anda pernah belajar atau meniru tentang kehidupan Muhammad sendiri dalam Hadist? Kalau tidak, mengapa?
- Bagaimana pendapat Anda akan lima hal yang membingungkan Penulis dalam cerita ini?
- Apakah Anda pernah belajar tentang kehidupan Isa Al-Masih? Apakah Anda ingin ikut pelajaran tentang nabi yang suci, yang juga disebut Kalimat Allah/Al-Masih/Terkemuka di Dunia dan Akhirat?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-8100-0718.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”
