Apakah Anda sudah tahu akan kemana setelah kematian menjemput? Setiap umat beragama pastinya ingin ke surga. Masalahnya, banyak di antara kita yang belum yakin bahkan merasa ragu akan bisa ke sana.
Bila Anda masih merasa ragu, ikutilah langkah-langkah berikut ini.
Bila Anda mempunyai pertanyaan atau pandangan lain, silakan mengemail staff kami atau kirimkan pertanyaan singkat Anda lewat WA/SMS ke 0812-9530-4930.
Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Setelah Anda mengetahui 6 langkah petunjuk tentang keselamatan dalam Al-Quran dan Injil, langkah apa yang Anda akan lakukan? Jelaskan alasannya!
- Menurut Anda, apakah dapat ke surga jika seseorang tidak mengikuti petunjuk Allah? Jelaskan alasannya!
- Bagaimana pandangan Anda tentang Isa Al-Masih setelah menonton video di atas?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-9530-4930.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

~
Qs.18:1-5.
~
Saudara Misionaris,
Terima kasih untuk responnya. Boleh tau apa yang hendak saudara sampaikan dari kutipan Sura Al-Quran tersebut?
Ijinkan kami bertanya, bagaimana tentang jaminan hidup kekal yang saudara yakini? Apakah saudara sudah meyakini bahwa saudara dapat diterima Allah?
~
Salma
~
Anda jangan pelintir ayat di Al-Qur’an. Maksud dari ayat Al-Qur’an yang berbunyi “Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus dari orang yang dzolim” (bukan mengarah ke satu oknum yaitu Yesus).
Kalau di Bible, Yesus memang mengajarkan Jalan yang lurus untuk menuju kepada Bapa (Tuhannya Yesus) karena Beliau hanya utusan untuk Bangsa Israel. Hal itu sama sejalan dengan perkataan Yesus sendiri, dan hidup kekal adalah mengikuti ajaran Yesus bukan menuhankan Yesus.
~
Saudara Akalwaras,
Kami tidak memelintir ayat Al-Quran. Kami mengutip sesuai yang tertulis di Al-Quran. Bahkan kami tidak berani menambahkan frasa “ke jalan yang lurus dari orang yang dzolim” sebagaimana ditambahkan saudara.
Awal abad pertama, Isa Al-Masih telah menjawab permohonan ini. Isa Al-Masih berfirman, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Artinya Isa Al-Masih yang dapat menolong manusia diterima Allah. Bagaimana perasaan saudara mengetahui ini?
~
Salma
~
Apakah Anda sudah mendapatkan domba atau kerbau yang tersesat? Apakah Yesus matinya bunuh diri ya? Tuhan kalian laki-laki ya? Seandainya Anda berada di kejadian Yesus mau disalib, apakah Anda akan menolong-Nya atau membiarkan Dia mati terkutuk di tiang salib? Wajah Yesus yang sebenarnya yang mana? Dia berkulit putihk atau hitam, apakah matanya sipit atau tidak?
~
Saudara Paulus,
Terima kasih untuk pertanyaan-pertanyaan saudara. Allah nuzul ke dunia mengambil rupa manusia, dan Allah memilih satu suku di dunia yakni bani Israel.
Allah melakukan sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh-Nya. Dia mengambil jalan saalib untuk menjadi tebusan bagi manusia tentu tidak ada satu manusiapun yang dapat menghalangi-Nya. Apakah Allah bisa menyelamatkan diri-Nya agar tidak tersalib? Tentu saangat bisa. Tapi jika Allah melakukan hal tersebut, maka Allah mengingkari janji-Nya.
~
Salma
~
Semoga Anda mendapatkan hidayah atas Injil yang sudah diubah-ubah oleh Paulus. Ibadahilah Allah bukan Isa. Isa hanya Rasul Allah, bukan Anak Allah. Allah tidak beranak dan tidak diperanakan. Ikutilah ajaran Isa yang benar.
~
Saudara Mualaf,
Kami telah mempelajari kitab suci Injil. Kami tidak menemukan bahwa Injil diubah-ubah. Sebaliknya, Injil konsisten menjelaskan bahwa Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia.
Saudara dapat membaca Injil dalam terjemahan bahasa manapun. Tetap intinya adalah satu, yaitu Isa Al-Masih menolong manusia diterima Allah. Itu sebabnya, Isa Al-Masih berfirman, “…Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya…” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).
Bagaimana perasaan saudara mengetahui bahwa Isa Al-Masih adalah jaminan masuk sorga?
~
Salma
~
Saya kira iklannya untuk memberitahu bahwa keselamatan di hari akhir yaitu dengan menjalani perintah agama yang dipercayai. Tapi kenapa ujung-ujungnya mengarah kepada Injil. Sebarkan agamamu tanpa menganggap seolah agama lain tidak penting.
~
Saudara Gia,
Terima kasih atas respon saudara. Tujuan umat manusia adalah jaminan hidup kekal. Sudahkah saudara mendapat jaminan surga?
Allah sangat peduli dan mengasihi manusia, itulah sebabnya Dia nuzul ke dunia dan mengambil rupa manusia agar manusia dapat melihat kasih Allah yang begitu besar.
Isa Al-Masih berkata “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku [Isa Al-Masih]“. Hanya Isa Al-Masih yang dapat menjamin manusia agar dapat menikmati surga.
~
Salma