Kesaksian Seorang Muslim Membaca Kitab Injil dan Taurat

Seperti Muslim lain, saya mencari jalan ke surga. Saat kuliah di sebuah universitas di Eropa, saya mengikuti kelas Alkitab. Saya bertanya kepada dosen, “Mengapa firman Allah dalam Kitab Suci Taurat, Zabur, dan Injil berbebda dengan isi Al-Quran?”

Mungkin pertanyaan saya ini pernah Anda dengar sebelumnya. Atau bahkan Anda juga pernah mengajukan pertanyaan yang sama.

Lanjutkan Membaca Tidak ada komentar

Perjalanan Muslim Menemukan Allah Saat Mengerti Kalimat Allah

Saya ingin mengenal Allah yang saya sembah. Mungkin Anda juga merasa demikian. Setelah sekian lama mencari cara, akhirnya saya menemukannya. Perjalanan saya berawal ketika saya membaca satu ayat dari Al-Quran yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah.

Mengapa Isa Al-Masih disebut Kalimat Allah? Bagaimana hal ini menolong saya menemukan Allah?

Lanjutkan Membaca Tidak ada komentar

Kisah Muslimah Menemukan Cinta Sejati dari Isa Al-Masih

Nama saya Sofia, lahir dari keluarga Muslim yang taat. Dalam keseharian, saya berusaha untuk menjadi seorang Muslim yang saleh agar dikasihi Allah, dengan cara melakukan semua perintah agama. Bertahun-tahun saya melakukannya, namun saya belum menemukan kasih sejati.

Itu kisah saya dulu. Mencari kasih sejati. Dan sekarang saya sudah menemukannya! Bagaimana cara saya mendapat kasih sejati itu?

Lanjutkan Membaca Tidak ada komentar

Hidup Anak Pesantren Jawa Diubahkan

Apakah Anda ingin kaya? Dulu, saya ingin kaya dengan harapan agar saya menjadi bahagia. Sampai saya menghalalkan berbagai cara. Pergi ke dukun, mencari pengasihan dll, semata-mata agar saya menjadi kaya.

Hingga suatu hari hidup saya diubahkan, bukan saja secara materi terlebih juga hati saya mendapatkan damai sejahtera dan kebahagiaan sejati.

Lanjutkan Membaca 2 Komentar

Muslimah Jawa Timur: Dulu Hati Terluka, Sekarang Penuh Kasih

Saya pernah menikah dengan pria yang saya cintai, namun saya dikhianti. Kebahagiaan saya hanya sesaat karena suami ingin menikah lagi. Saat itu hati saya terluka. Namun, sekarang penuh kasih. Isa Al-Masih telah memenuhi hati saya dengan kasih-Nya yang sungguh luar biasa.

Inilah kisah perjalanan rohani saya dalam menemukan kasih Isa Al-Masih.

Lanjutkan Membaca 18 Komentar

Guru Agama Islam Terbebas dari Takut Mati

Sebelum saya menjadi pengikut Isa Al-Masih, saya adalah seorang guru agama pada keyakinan lama saya. Tapi jauh dalam hati, ada rasa takut dan khawatir tentang maut. Dalam kitab suci yang dulu saya yakini, seseorang tidak dapat memiliki kepastian akan akhirat. Sebagai guru agama, saya tidak dapat menceritakan ketakutan saya pada orang lain. Hal ini sungguh menyiksa saya selama bertahun-tahun.

Bagaimana mungkin seorang guru agama Islam takut akan kematian? Bagaimana ia terbebas dari rasa takut itu?

Lanjutkan Membaca 4 Komentar

Seorang Muslim Bertemu Allah di Penjara

Saya adalah cucu dari pendiri masjid di satu kota besar di Indonesia. Sejak kecil, saya menghafal banyak ayat dari Al-Quran serta menjalankan semua perintah agama dengan baik. Namun semua itu tidak serta-merta membuat saya bertemu dengan Allah. Hingga suatu hari, saya bertemu Allah justru ketika saya di penjara akibat kesalahan yang saya lakukan.

Bagaimana kisah perjalanan iman saya bertemu dengan Allah?

Lanjutkan Membaca 95 Komentar

Kasih Sayang Allah, Mengubah Hidup Seorang Muslimah

Sejak kecil tujuan hidup saya adalah mendapatkan kasih sepenuhnya dari orang tua saya. Belajar dengan rajin, berprilaku sangat hati-hati, merupakan sebagian cara yang saya lakukan agar terus mendapat kasih sayang mereka. Namun, lagi-lagi orang tua merasa saya telah mengecewakan mereka. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari kasih di tempat lain.

Ketika saya di perguruan tinggi, ada dorongan yang kuat untuk mengenal Allah lebih lagi. Bertahun-tahun saya mempelajari Kitab Suci untuk mengenal Allah dan mendapat kasih-Nya. Hingga suatu hari, saya mendapatkan kasih yang sungguh tulus dari Isa Al-Masih.

Lanjutkan Membaca 116 Komentar

Ketakutan akan Maut – Mencari Jalan Pasti ke Surga

Waktu itu usia saya baru 13 tahun. Saya mulai ikut belajar mengaji. Guru mengaji sering cerita tentang kematian dan juga tentang menyeberangi jembatan shirat. Jika ingin selamat menyeberangi jembatan halus itu, saya harus banyak beramal. Namun, itupun belum dapat menjamin bahwa saya pasti masuk sorga. Sebab, bagi seorang Muslim tidak ada “kepastian” akan sorga.

Hingga suatu hari saya menemukan satu janji dalam Injil, bahwa Isa Al-Masih dapat memberi saya jaminan akan sorga.

Lanjutkan Membaca 30 Komentar

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook