“Tahlilan” Menurut Agama Islam dan Kristen – Gabungan

Beberapa agama dan budaya di Indonesia percaya bahwa mendoakan orang yang sudah meninggal dunia merupakan kewajiban bagi keluarga yang ditinggalkan. Melalui setiap doa yang dinaikkan, berharap dosa-dosanya diampuni dan dilapangkan kuburnya.

Tapi tahukah Anda bahwa pengikut Isa Al-Masih ternyata tidak mengadakan tahlilan bagi orang yang sudah meninggal? Kitab Suci Injil mengatakan bahwa orang yang sudah meninggal, artinya dipanggil kembali ke sorga.

Lanjutkan Membaca Tidak ada komentar

Nabi Akhir Dan Pembangkitan Orang Mati

Anda tentu setuju bahwa setiap makhluk hidup tidak ada yang luput dari kematian, bukan? Sayangnya, kerap kali kematian menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Sebab seorang yang telah meninggal, mustahil dapat hidup kembali.

Tapi, tahukah Anda bahwa ada satu Pribadi yang dapat membangkitkan orang dari kematian bahkan memberi nyawa bagi seekor makhluk mati sehingga dapat hidup?

Lanjutkan Membaca Tidak ada komentar

Kiblat Islam dan Sejarah Awal Penetapan Kiblat – Gabungan

Mengapa umat Nasrani saat beribadah tidak menghadap ke Yerusalem atau arah tertentu sebagaimana Muslim berkiblat ke Mekkah?

Umat Nasrani percaya bahwa setelah Isa Al-Masih wafat disalib untuk menyelamatkan manusia, Isa bangkit dan naik ke sorga. Karena Isa berada di sorga, akibatnya umat Nasrani berkiblat ke sorga.

Bagaimana dengan kiblat Islam? Bagaimana sejarah awal penetapan kiblat Islam?

Lanjutkan Membaca Tidak ada komentar

Kiblat Islam dan Sejarah Awal Penetapan Kiblat – Episode 26.3

Kitab Allah mengajarkan bahwa Allah tidak mempunyai rumah di dunia. “Langit adalah takhta-Nya dan bumi adalah tumpuan kaki-Nya” (Injil, Kisah Para Rasul 7:48-50). Lewat keselamatan yang diberikan oleh Isa Al-Masih, memungkinkan pengikut-Nya mendekati Allah di sorga. Sehingga pengikut Isa Al-Masih berkiblat ke sorga.

Lanjutkan Membaca Tidak ada komentar

Mana Lebih Penting, “Berhijab Atau Kesucian Hati”? – Gabungan

Wahyu Allah (Taurat, Zabur, Injil) menekankan hidup suci jauh lebih penting daripada busana. Isa Al-Masih juga menegaskan betapa pentingnya hati yang suci itu.

Firman-Nya, “Tetapi apa yang keluar . . . dari hati . . . yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. Itulah yang menajiskan orang . . .” (Injil, Rasul Besar Matius 15:18-20).

Lanjutkan Membaca 2 Komentar

Bulletin Berkala Isa dan Al-Fatihah

Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran
 
 

Kami mengirim email berkala. Anda bisa keluar kapan saja
Kebijakan privasi kami melindungi keamanan email Anda 100%

Video Isa dan Islam di Facebook

Tweet Terbaru

Menurut Saudara, mengapa Isa Al-Masih berkuasa menjamin manusia tidak tersesat di neraka, dan beroleh hidup kekal di sorga? isadanalfatihah.com/alayhim-a…