wanita_berkerundung

Video Kesaksian Fatimah

Saya tinggal di negara Islam. Lahir dan dikelilingi orang-orang Islam. Selama tiga puluh tahun saya hidup bahagia sebagai Muslim, dan menjalankan agama dengan sungguh-sungguh. Suatu hari saya mulai mempelajari agama Islam lebih dalam. Inilah awal yang mengubah iman Islam saya. Saya membutuhkan waktu sembilan tahun untuk menyadari bahwa agama Islam tidak mungkin berasal dari Allah.

Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan menggunakan video player di bawah ini untuk mendengarkan artikel ini.

 

 

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana tanggapan saudara mengenai cerita dalam video di atas?
  2. Bagaimana tanggapan saudara tentang keputusan yang diambil Fatimah untuk meninggalkan agama Islam dan menjadi pengikut Isa Al-Masih?
  3. Bila saudara berada pada situasi yang sama dengan Fatimah, apakah yang akan saudara lakukan? Jelaskanlah!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Komentar (74)

  • Avatar

    [email protected]

    |

    ~
    Yesus mengasihiku dan mengasihimu juga, percayalah, pasti tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

  • Avatar

    Gandhi Waluyan

    |

    ~
    Saya menanggapi pertanyaan No 1. Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa video itu rekayasa sebuah skenario untuk mendiskriditkan. Dari mana saya bisa memperkirakan bahwa itu akting? Dari gaya bahasa. Lalu yang lainnya adalah penyebutan istilah dalam Islam. Misalnya Ka’bah dimana adanya tanda koma di atas itu pembacaannya keperti ada huruf k. Namun si Fartimah palsu ini menyebutnya kabah, datar. Sekristen-kristennya dia sekarang pastilah dia akan tahu cara penyebutan istilah ka’bah.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Gandhi,

      Terimakasih sudah berkenan menonton video tersebut, dan juga memberi komentar.

      Perlu kami klarifikasi, kesaksian yang dimuat dalam video ini bukan rekayasa. Apa yang dialami sdr Fatimah tersebut adalah benar-benar terjadi. Tapi, untuk alasan keamanan yang bersangkutan, memang sara dan gambar wajah yang ditampilkan bukan suara dan gambar wajah Sdr Fatimah.

      Demikian klarifikasi dari kami. Semoga sekarang sdr menjadi mengerti, bahwa kami tidak mungkin melakukan pembohongan hanya untuk mendiskriditkan agama lain, seperti yang sdr duga. Terimakasih!
      ~
      Saodah

  • Avatar

    ANUGRA

    |

    ~
    Tanggapan saya mengenai video di atas, Fatimah sangat luar biasa. Sementara tanggapan saya mengenai keputusan Fatimah adalah, “keputusannya adalah pilihannya, dan pilihannya adalah tanggung-jawabnya, dan harus pertanggung-jawabkan, baik sekarang maupun di akhirat kelak.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Saudara Anugrah,
      Seandainya semua umat beragama berpandangan seperti saudara, tentulah di negara kita setiap orang dapat dengan bebas memilih agama sesuai dengan keimanan mereka sendiri. Tidak takut dikucilkan atau mengalami penganiayaan dari orang-orang yang membencinya, akibat meninggalkan keyakainannya yang lama dan berpindah ke keyakianan yang baru.

      Sayangnya, hal tersebut belum dapat sepenuhnya terjadi di negara kita. Walaupun UU di negara kita menjamin hak setiap orang untuk memilih agama yang mereka kehendaki. Tapi penganiayaan (baik secara fisik maupun non-fisik) kerap terjadi bagi mereka yang berpindah agama. Khususnya mereka yang mempunyai pengalaman yang sama seperti Sdr. Fatimah di atas.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Esther Tibalia

    |

    ~
    Bersyukur untuk website ini. Untuk sharingnya bahwa memperkuat iman saya bahwa Isa-lah satu-satunya jalan keselamatan.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr, Esther,

      Terimakasih untuk apresiasi yang Anda berikan. Kami senang jika ternyata situs kami memberi dampak yang positif bagi Anda. Kiranya Roh Allah selalu dan meneguhkan iman Anda kepada Kristus!
      ~
      Saodah

  • Avatar

    davina regal

    |

    ~
    Mana ada Tuhan yang digantung. Isa bukan Tuhan, Dia saja digantung, bagaimana mau menolong umatnya?

    Fatimah palsu memberi kesaksian palsu. Isa saja diutus Allah. Nabi Isa tidak pernah disalib. Yang disalib itu adalah orang yang memusuhi Nabi Isa. Allah memberi kemujizatan Nabi Isa diangkat ke langit.

    Maka yang memusuhi Isa-lah yang dijadikan Isa Al-Masih palsu. Kalau memang Isa Tuhan, mengapa Isa disalib, dan orang yang disalib apa bisa mengabulkan permohonan umatnya? Tetap saja Allah yang mengabulkannya.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Davina,

      Terimakasih untuk komentar yang Anda berikan. Jika tidak keberatan, kiranya Anda hanya memberi tanggapan untuk video di atas.

      Sedangkan untuk soal, apakah benar Isa Al-Masih adalah Tuhan seperti yang diyakini umat Kristen? Juga apakah benar Isa disalib atau orang lain yang disalib? Untuk topik hal-hal yang berhubungan dengan Isa Al-Masih, Anda dapat memberi komentar di artikel ini: http://tinyurl.com/c4phapd.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    holid

    |

    ~
    Ada komentar yang menarik dari staf IDI. Seakan-akan hanya pemeluk agama Islam yang pindah agama seperti kurang ridha. Saudaranya masuk Kristen. Tidak saudaraku, semua keluarga akan sulit menerima ketika ada saudaranya pindah agama.

    Saya punya keluarga Kristen dan saya Muslim. Bibi dari istri masuk Kristen, ibunya sakit sampai meninggal. Sekarang sumi dari bibi kena stroke karena anaknya masuk Islam. Dan pada tidak diaku anak. Tolong bijak dalam berkomentar, jangan saling menyakiti.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Holid,

      Apa yang Anda sebutkan di atas tergantung Anda melihat dari sudut pandang mana. Jika Anda melihat dari sudut keegoisan manusianya, memang benar yang Anda katakan. Semua orang sangat sulit menerima ketika ada anggota keluarganya yang berpindah agama. Baik itu dari Islam ke Kristen maupun sebaliknya. Ini didasari dari kepentingan manusia itu sendiri.

      Tapi jika Anda melihat dari sudut pandang ajaran agama tersebut. Benar seperti yang Anda duga. Dimana kami melihat bahwa dalam ajaran Islam, seseorang yang meninggalkan Islam akan tidak diridhoi. Bahkan orang tersebut boleh dibunuh karena telah mengkhianati agama Allah. Itulah iman kepercayaan Islam.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    sobran

    |

    ~
    Dalam keyakinan yang saya pahami, jika Allah tidak mengijinkan tidak mungkin akan terjadi banyak agama seperti sekarang. Contoh Anda lihat pembantaian umat Islam olenmikusi Kristen di Afrika Tengah. Bukankah papa dogaja berani memakan hati orang Muslim. Itukah kasih Yesus. Perang suci antara Kristen dan Vietnam berapa juta yang cacat sekarang. Itukah kasih Kristen? Kenapa yang satu selalu dikasih label I karena pelakunya I yang lain walau beragama tidak dikasih labar yang sama.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Sobran,

      Maaf kami tidak melihat ada hubungan antara komentar Anda di atas dengan isi video yang sedang didiskusikan. Juga, kami agak kurang mengerti dengan maksud komentar Anda di atas.

      Saran kami, jika Anda ingin berkomentar, silakan hanya memberi tanggapan yang sesuai dengan isi video. Atau setidaknya menanggapi salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang tersedia.

      Demikian, kiranya Anda dapat memakluminya.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    febrin_iya

    |

    ~
    Benar sekali perkataan dari kesaksian di atas, “Tuhan tidak butuh ritualmu, tapi Dia butuh hatimu saat menyembah-Nya” Dan itu hanya akan didapatkan dalam Kekristenan saja.

    Dalam kekristenan, kita hanya diminta untuk sopan dan bersih saat bribadah. Jangan kita lebih rapi ke pesta atu jalan-jalan daripada ke gereja. Itu saja. Tidak perlu berwudhu, karena air kran tidak mampu membersihknmu dari apapun.

    Tidak usah takut jika “haid” karena Tuhan yang menciptakanmu sebagai wanita. Jadi haid itu memang dari Dia, lalu kenapa dianggap najis padahal itu pemberian-Nya!

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Febrin,

      Terimakasih atas tanggapan yang Anda berikan. Semoga teman-teman yang lain, baik itu Kristen maupun Islam, dapat merenungkannya.

      Membersihkan diri jasmani dan berpakaian perlente ketika menghadap Sang Khalik memang tidak salah. Tapi seyogyanya penghatian kita tidak terfokus pada hal-hal lahiriah atau jasmani saja. Karena bagi Tuhan, bukan itu yang terpenting.

      Ketika Anda datang kepada-Nya, Dia ingin melihat apakah hati Anda sudah bersih dari dosa atau belum. Firman Allah berkata, ” . . . Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus” (Taurat, Kitab Imamat 19:2).

      Allah yang Kudus ingin kita pun menjadi kudus. Apakah dengan berwudhu saya dapat menjadi kudus? Tidak! Isa Al-Masih satu-satunya Pribadi yang dapat membuat Anda menjadi kudus di hadapan Allah. “ . . . “Lihatlah Anak domba Allah [ Isa Al-Masih], yang menghapus dosa dunia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:29)
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Adrian

    |

    ~
    Inilah kisah dan kesaksian Fatimah. Kita patut menghargainya, dan tidak perlu memberi komentar pembenaran terhadap agama mana yang terbaik. Yang perlu dilakukan hanya satu, carilah kesaksian imanmu sendiri. Itulah yang Tuhan Allah inginkan. Tuhan juga menginginkan untuk berani menyampaikan kesaksian yang kita alami dalam nama Tuhan Yesus, kepada saudara-saudara seiman yang percaya, seperti yg dilakukan Fatimah. Apakah Anda sudah merasakan perubahan yang lebih baik dengan iman yang Anda miliki sekarang? Terimakasih.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Adrian,

      Terimakasih untuk tanggapan saudara. Semoga menjadi perenungan bagi teman-teman pembaca lainnya.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    billy

    |

    ~
    Menurut saya semua agama mengajarkan kebenaran. Hanya saja orang yang menjalankan saja tidak punya hati. Tidak ada agama yang mengajar keburukan. Di mana hati merasa tenang, senang, damai maka kita bisa memeluk agama tersebut.

    Mungkin Fatimah merasa nyaman masuk Kristen. Seperti tante (adik dari ayah) aku yang masuk Muslim, juga tidak masalah. Selama hati memang untuk Sang Pencipta. Bukan untuk gengsi, atau untuk reputasi semata.

  • Avatar

    leonard theo bastian

    |

    ~
    Saya rasa ini hanya film pendek yang tidak berguna. Orang Muslim yang benar-benar tahu ajaran agamanya tidak akan terpengaruh dengan hal bodoh seperti ini.

    Islam tahu siapa Isa. Islam akan bertanya adakah ayat Bible yang menjelaskan “Yesus berkata “Aku adalah Tuhan maka sembahlah Aku”?

    Orang Islam yang memilih berganti ke agama Krsiten itu hanyalah orang Islam KTP atau orang Islam yang gila harta. Karena beberapa pendeta di tempat saya mereka menyuap orang agar masuk Kristen.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Leonard,

      Sebagai pengurus situs ini, saya merasa bertanggung-jawab untuk memberi klarifikasi atas komentar sdr di atas.

      Mungkin bagi Anda video di atas tidak berguna. Tapi satu hal yang perlu Anda bahwa video tersebut benar adanya. Kisah iman Fatimah di atas benar-benar terjadi.

      Sedangkan tentang orang-orang yang Anda sebut masuk Kristen karena gila harta atau Islam KTP, kami tidak dapat mengklarifikasi hal tersebut. Mungkin saja apa yang Anda sebutkan itu benar. Tapi, perlu Anda ingat, tidak semua orang Islam yang memutuskan menjadi pengikut Isa Al-Masih karena gila harta, disuap, atau cuma Islam KTP.

      Faktanya, banyak orang-orang Islam intelektual yang menjadi Kristen. Juga, banyak orang-orang Islam yang akhirnya memutuskan meninggalkan agama Islam dan berpaling menjadi Kristen setelah mempelajari Al-Quran.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Mega

    |

    ~
    Saya ingin menanggapi pertanyaan no. 2.

    Saya meyakini bahwa iman tidak dapat dipaksakan, yang bisa terjadi kapan dan bagaimana caranya. Untuk Sdr Fatimah, dia menemukan imannya yang sungguh menurut saya bagaimana Allah bekerja melalui hal-hal kecil yang mengganggu pikirannya, dimana dalam agama yang diyakininya sebelumnya tidak menemukan jawabannya.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Mega,

      Terimakasih untuk tanggapan yang suda Anda berikan. Benar yang Anda katakan, bahwa iman tidak dapat dipaksakan. Walau memang pada kenyataanya, tidak sedikit umat beragama, akibat turun-temurun dari orang tuanya. Bukan hasil dari pencariannya.

      Namun apapun itu, kita patut meng-apresiasi keputusan yang diambil oleh Sdr. Fatimah tersebut. Dimana dia berani mengambil keputusan untuk mengikuti sesuai dengan apa yang diimaninya.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    syafii

    |

    ~
    Bagi Allah terlalu gampang meng-Islamkan dunia ini. Tapi Dia menyuruh kita berfikir. Hanya orang-orang berfikir yang bisa menemukan Islam. Sedangkan orang yang tidak bisa berfikir akan jauh dari Islam (murtad). Allah menciptakan kita akal dan pikiran dan Allah menyuruh kita berfikir akan tanda-tanda kebesaran-Nya.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Syafii,

      Menurut kami, jika Allah ingin menjadikan satu perkara besar, maka hal yang akan Dia lakukan bukan meng-Islamkan seluruh umat manusia. Karena hal itu jelas tidak ada manfaatnya bagi Allah, juga bagi manusia itu sendiri.

      “Membuat semua manusia masuk sorga!” Menurut kami itulah hal yang akan Allah lakukan jika Dia ingin melakukan perkara besar. Bukankah itu jauh lebih bermanfaat (bagi manusia dan Allah) dibanding sekedar meng-Islamkan seluruh manusia?
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Erwin Siahaan

    |

    ~
    Sejatinya bukan manusia yang memilih Tuhan, tetapi Tuhanlah yang memilih manusia yang dikasihi-Nya. Latar belakang orang yang dipilih juga sangat beragam. Begitu juga kisah-kisah mereka dipanggil untuk diselamatkan/dikuduskan terkadang sangat dramatis.

    Oleh sebab itu orang yang percaya akan jalan penyelamatan Allah dalam pengorbanan Firman yang menjadi daging yaitu Isa Al-Masih disebut dalam Alkitab ialah imamat yang rajani, bangsa yang kudus dan umat pilihan Allah. Amin.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Terimakasih Sdr. Erwin Siahaan untuk penjelasan Anda di atas. Semoga menjadi satu pencerahan bagi pembaca yang lainnya.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    tony

    |

    ~
    Kalau saya boleh berpendapat, keputusan Fatimah untuk pindah agama itu hak dia. Namun jika dia tidak bisa menjalankan dan mengamalkan ajaran agama dia yang sekarang ya percuma saja. Yang terpenting kita tidak terpancing permusuhan karena kesaksian ini.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Kami setuju dengan Anda. Seharusnya setiap orang berhak untuk memutuskan kemana imannya pergi. Siapa yang akan diikuti dan diimaninya. Jadi, sudah seharusnya kita memberi toleransi kepada orang-orang yang akan memilih agamanya. Sekalipun orang tersebut tidak seagama dengan kita.

      Anda tidak perlu khawatir. Karena tujuan video di atas bukan untuk memancing permusuhan. Hanya untuk berbagi saja. Barangkali, ada manfaat yang bisa diambil penonton dari kisah tersebut. Kalaupun ada yang tidak setuju, tentu itu hak mereka. Kami sebagai pengelola tidak berhak memaksa agar semua penonton menyukai video tersebut.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Arnold

    |

    ~
    Melihat video ini saya melihat dan mendengarkan banyak kejanggalan. Memang sengaja dibuat untuk mempengaruhi agar orang mau pindah agama. Kita tidak kenal siapa si Fatimah ini. Benar-benar asli asalnya Islam atau bukan. Entah asli atau rekayasa.

    Terlepas dari itu semua, tidak ada larangan orang untuk pindah agama. Karena agama hanya bisa dirasakan dalam hati. Hak setiap orang untuk memilih agama apa yang ingin dianutnya. Tidak perlu saling menjelek-jelekkan agama yang lain.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Arnold,

      Sebagai pengurus situs ini, saya ingin mengklarifikasi kepada Anda. Bahwa video di atas bukan hasil rekayasa. Kisah yang terdapat dalam video tersebut benar-benar terjadi.

      Benar yang Anda katakan, adalah hak semua orang untuk memeluk agama apapun sesuai dengan keinginannya. Jadi, sudah seharusnya kita menghormati sikap Fatimah di atas, yang akhirnya lebih memilih menjadi pengikut Isa Al-Masih daripada Muhammad, bukan?
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Novan tjandra

    |

    ~
    Boleh kan ijin share?

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Halo Sdr. Novan,

      Silakan jika And ingin share video ini. Kami tidak keberatan.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    hendrik leo.aritonanb

    |

    ~
    Syukur bagi Allah kita. Puji Tuhan, topik ini sebagai anugerah yang Tuhan berikan “agar setiap lutut akan bertelut, setiap lidah àkan mengaku Yesus adalah Tuhan.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Hendrik,

      Terimakasih untuk apresiasi yang Anda berikan. Kami percaya firman Tuhan “iya dan amin.” Demikian, kami percaya nubuat yang terdapat dalam Kitab Suci sebagaimana yang Anda kutip di atas akan digenapi tempat pada waktunya.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    erlita

    |

    ~
    Hanya Tuhan yang tahu kebenaran. Semoga Tuhan menguatkan Mbak Fatimah ya. Amin.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Benar yang Anda katakan, hanya Tuhan yang tahu kebenaran. Oleh sebab itu, kita perlu pertolongan dari Roh Allah, untuk menyatakan kebenaran-Nya itu pada kita. Dan itulah yang dialami oleh Mbak Fatimah. Dia sudah menemukan kebenaran yang selama ini dia cari.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Aan bin Muhayar

    |

    ~
    Mau tanya. Yohenes 14:6 mengatakan jika mau ke Bapa harus melalui Yesus? Bapa itu siapa? Kan Yesus Tuhannya? Jika Yesus bukan Tuhan, kenapa harus Isa/Yesus? Kenapa bukan Bapa saja? Atau Bapa dan Yesus sama-sama Tuhan? Roh Kudus siapa? Tuhan juga? Terimakasih.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Untuk mengerti maksud ayat tersebut, terlebih dahulu Anda harus tahu siapa Yesus/Isa sebenarnya. Selain itu, Anda juga harus mengerti tentang Pribadi Allah. Jadi, Anda tidak dapat hanya sekedar mengartikan kata demi kata dari ayat tersebut.

      Mengenai siapa Yesus dan bagaimana Pribadi Allah, Anda harus melihat sesuai dengan apa yang tertulis dalam Alkitab. Bukan dalam Al-Quran. Sebab, jika Anda mencoba memahami isi dari Alkitab menurut sudut pandang Al-Quran, jelas tidak akan ada titik temunya. Karena Al-Quran dan Alkitab mempunyai penjelasan yang berbeda dengan Isa Al-Masih dan Pribadi Allah itu sendiri.

      Jadi, untuk langkah awal, silakan sdr membaca penjelasan tentang siapa Isa menurut Alkitab, pada link artikel ini: http://tinyurl.com/d6tfsdu.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    chres

    |

    ~
    Kesaksian yang sederhana tetapi cukup beralasan, dan itu haknya Fatima, Kalau mau direkayasa pasti akan lebih banyak lagi topik dalam ayat-ayat Al-Quran yang akan dijadikan alasan. Karena banyak juga saudara Muslim yang lain pindah agama dengan alasan yang berbeda terhadap ajaran Al-Quran, Muhammad. Antara lain tentang bidadari, dll.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Chres,

      Terimakasih untuk apresiasi yang Anda berikan untuk kesaksian di atas. Benar yang Anda katakan, setiap orang berhak untuk menentukan apa dan siapa yang akan dia imani. Kita sesama umat beragama tidak berhak melarangnya.

      Semoga semakin banyak teman-teman Muslim yang dapat menghargai orang-orang yang meningalkan agama Islam. Sehingga setiap orang dapat merasakan kebebasaran beragama itu tanpa ada rasa ketakutan.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    SAFIRA

    |

    ~
    Mungkin yang Mbak Fatimah ceritakan ada benarnya. Tetapi kalau menurut saya Mbak Fatimah salah mengerti. Nabi Muhammad sedari dulu juga sudah mengajarkan tentang larangan menindas wanita dan sebagainya. Tetapi tidak langsung ke semua orang. Tidak semua orang bisa menerima agama Islam.

    Bagi yang bisa menerima ajaran Nabi Muhammad mungkin akan tahu bahwa kekerasan memang tidak boleh. Tetapi buat yang tidak bisa menerima ajaran Islan, Nabi Muhammad malah dihujat dan sebagainya.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Safira,

      Mungkin apa yang Anda katakan, bahwa ada orang-orang yang menghujat nabi Anda, bisa saja benar. Karena kita tidak dapat memaksakan agar setiap orang memuji nabi Anda, sebagaimana yang dilakukan umat Muslim, bukan?

      Tapi di Mbak Fatimah di atas bicara sesuai dengan apa yang dia alami. Dia mengatakan bahwa ia tinggal di negara Islam. Pun lahir dari keluarga Islam yang taat. Bahkan ia hidup selama tiga puluh tahun sebagai Islam yang taat. Dengan kata lain, Mbak Fatimah bukan Islam “KTP.”

      Menurut kesaksiannya, ketika ia mempelajari agama lamanya lebih dalam, justru ia meragukan apakah benar agama tersebut berasal dari Allah atau bukan. Mengapa bisa begitu? Itulah yang dibagikan Mbak Fatimah lewat kesaksiannya yang diunggah pada video di atas.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    safiraardi

    |

    ~
    Kenapa Fathimah merasa agama Islam janggal? Karena bisa jadi sumber yang dia cari itu malah menyesatkan dia. Setan itu banyak dan di mana-mana. Bisa jadi, saat Fatimah memperdalam Islam banyak setan yang membisikkan dia. Karena semakin kita kuat dalam Islam, semakin senang setan menggoda kita. Umat Islam ingin semua orang masuk Islam karena apa, umat Islam ingin kita smua masuk sorga bersama.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Apakah Anda sudah mendengar kesaksian Fatimah dalam video tersebut seluruhnya? Jika sudah, tentu Anda dapat mendengar apa yang menjadi alasan Fatimah meninggalkan agama lamanya. Nah, dari penjelasannya itu, apakah menurut Anda ada yang salah? Jika ada, bagian manakah yang aneh dari penjelasannya itu?

      Soal pindah agama menurut saya adalah hak setiap orang. Bahkan ada juga Kristen yang memutuskan pindah keyakinan ke agama lain. Apapun itu alasan mereka, kita harus menghargainya. Bukan sebaliknya, kita berpikiran negatif.

      Demikian juga dengan Sdr. Fatimah. Terlepas apakah kita setuju atau tidak dengan tindakannya, tentu kita tidak berhak untuk menghakimi dia.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    safiraardi

    |

    ~
    Dalam web ini kita diperbolehkan untuk berkomentar, tetapi jika ada komentar yang kurang berkenann di hati Staf Isa dan Islam, mengapa harus dihapus? Kalau semua komentar ini diperlukan dan untuk memperjelas semuanya agar manusia tidak tersesat.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Benar, semua orang dapat memberi komentar. Tapi juga harus ingat, ada aturan main dalam memberi komentar. Diperbolehkan, bukan berarti dapat seenaknya memberi komentar apapun.

      Seperti yang kami sampaikan di atas, bahwa komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan atau topik video, akan kami hapus. Jika komentar hanya membahas satu topik, tentu diskusi pun akan terarah, bukan?
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Abimana Rahmat

    |

    ~
    Alhamdulillah Anda telah memilih jalan yang terbaik menurut Anda. Tapi perlu juga Anda renungkan bahwasanya Anda telah gagal dan telah kalah melawan godaan setan. Dan Anda pula telah gagal dalam ujian yang diberi Tuhan.

    Coba Anda melihat dunia sekarang, dimana orang berbondong-bondong mempelajari Islam dan memantapkan diri mereka menjadi Islam. Tapi kenyataannya Anda malah terbalik.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Mengapa Anda begitu membenci Sdr. Fatimah yang telah meninggalkan agama Islam? Bukankah Al-Quran berkata “untukmu agamamu dan untukku agama”? Jadi sudah seharusnya kita menghargai keputusan yang diambil seseorang atas imannya, bukan?

      Iman adalah sesuatu yang lahir dari keyakinan seseorang. Iman tidak dapat dipaksakan. Ketika seseorang tidak merasakan damai sejahtera pada apa yang diyakininya, bukankah dia berhak mengimani yang lain, dimana iman itu dapat memberinya damai sejahtera?

      Jadi, menurut kami Sdr. Abimana tidak seharusnya menghakimi Sdr. Fatimah atas keputusannya meninggalkan agama Islam.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Yahya Sumanta

    |

    ~
    Saudara/i ku terkasih, ada perbedaan antara jemaat Kristiani dengan jemaat lain. Bahwa orang menjadi pengikut Kristus bukan karena pilihan dia pribadi, tetapi Yesuslah yang telah memilih masing-masing umat-Nya, termasuk Fatimah.

    Setiap orang dipilih dengan maksud dan tujuan yang sama yaitu, bahwa Allah sangat mengasihi umat-Nya dan Allah mau kelak umat-Nya ada dan bersama dengan-Nya di dalam kerajaan sorga. Dan umat pilihan-Nya masing-masing telah diberi tanda dan telah dimateraikan.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Terimakasih untuk komentar yang sudah Anda berikan. Terimakasih juga karena Anda dapat memahami keputusan Sdr. Fatimah meninggalkan agamanya yang lama, dan memutuskan mengikuti Isa Al-Masih.

      Kami tahu hal itu tidak mudah baginya. Tapi semua terjadi karena kuasa Tuhan yang menolong dia.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Murtadin Selamet

    |

    ~
    Fatimah telah dipilih oleh Tuhan, dan Fatimah telah diselamatkan, yang artinya dia diberi jalan yang lurus/sirotolmuatakim.

    Jika Tuhan berkehendak , maka jadilah. Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup, wujud nyata dari Sang Pencipta langit dan bumi.

    Berbuat baik amal dan perbuatan tidak bisa menyelamatkan/masuk sorga. Dari dari sembilan perbuatan yang baik dan satu perbuatan dosa tidak masuk sorga. Misalnya, sembilan telor ayam ditambah satu telor busuk, diaduk dan digoreng , apakah ini baik?

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Terimakasih atas komentar Anda. Kiranya Sdr. Fatimah imannya tetap teguh dan tidak goyah.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    obama

    |

    ~
    Orang yang murtad dari Islam adalah orang yang tidak mau patuh kepada yang menciptakan dirinya. Mereka lebih menuruti hawa nafsu mereka sendiri. Sangat jelas Tuhan itu pembuat dan pencabut nyawa.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Apakah Sdr. Obama sudah mendengar kesaksian video di atas seluruhnya? Dan apakah Anda sudah mengetahui apa alasan Fatimah meninggalkan agama Islam?

      Dalam kisahnya, Fatimah berkata bahwa selama dia menjadi Muslim dan belajar Al-Quran, semakin dia membaca dan mempelajarinya, dia semakin kecewa kepada agama Islam. Di antara kekecewaan yang dia rasakan adalah ajaran Islam yang memerintahkan untuk membunuh non-Muslim. Selain itu, ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan jin-jin.

      Untuk selengkapnya Anda dapat mendengar video di atas, atau membaca kesaksian Fatimah pada artikel ini: http://tinyurl.com/84y3qyj.

      Demikianlah, Fatimah meninggalkan agama Islam bukan karena dia tidak mematuhi Tuhan yang telah menciptakannya. Melainkan, karena dia tidak menemukan Tuhan yang sebenarnya pada imannya yang terdahulu.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    ladygaga

    |

    ~
    Murtad?
    Yesus + Allah = Yesus
    Allah + Yesus = Allah
    Yesus + Allah = Roh kudus
    Roh kudus pergi, jadi Tuhan tidak ada lagi, sudah mati total. Sembahlah Tuhan yang menciptakan diri kita kata Yesus.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Ladygaga,

      Kami yakin Anda sudah mengetahui bagaimana aturan dalam memberi komentar. Kiranya Anda mengikuti aturan-aturan tersebut. Untuk menolong Anda dapat memberi tanggapan yang berhubungan dengan topik video, kami sudah menyediakan tiga pertanyaan. Yaitu:

      1. Bagaimana tanggapan saudara mengenai cerita dalam video di atas?

      2. Bagaimana tanggapan saudara tentang keputusan yang diambil Fatimah untuk meninggalkan agama Islam dan menjadi pengikut Isa Al-Masih?

      3. Bila saudara berada pada situasi yang sama dengan Fatimah, apakah yang akan saudara lakukan? Jelaskanlah!

      Jadi kami harap komentar Anda hanya menanggapi pertanyaan-pertanyaan di atas saja. Jika Anda ingin diskusi tentang Tritunggal, silakan bergabung pada di sini: http://tinyurl.com/kdjkvpm. Terimakasih!
      ~
      Saodah

  • Avatar

    ranol

    |

    ~
    Betul yang dikatakan Fatimah, Islam adalah ajaran sesat. Tidak mungkin seorang nabi berteman dengan setan (jin) seperti Muhammad. Dan mana mungkin seorang nabi memiliki istri sebanyak 25 orang dan berpoligami dalam rumah tangga. Seorang nabi itu harus bersih dari hal-hal duniawi.

    Dari situ sudah jelas bahwa agama Islam itu sesat dan kejam. Isi kitapnya pun berasal dari pewahyuan setan (jin) yang mengatakan itu dari Allah, yang seluruhya berjumlah 666 yaitu angka manusia yang dari setan/jin.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Ronal,

      Dari komentar Anda di atas, sepertinya Anda begitu membenci agama Islam dan Nabi Muhammad.

      Perlu Anda ketahui, jika Anda menilai Islam hanya berdasarkan sepak-terjang Muhammad, Anda sungguh salah. Karena Muhammad hanya manusia, jadi wajar saja jika dia melakukan kesalahan. Bukankah seluruh manusia tidak ada yang suci dan luput dari dosa?

      Bicara soal isteri Muhammad yang menurut Anda 25 orang, bukankah Salomo mempunyai isteri lebih banyak? Juga, bukankah Daud jatuh dalam dosa perzinahan?

      Jadi intinya, semua manusia membutuhkan rahmat dari Allah untuk keselamatan mereka. Karena baik agama maupun diri mereka sendiri tidak dapat menyelamatkan dari hukuman dosa.

      Itulah sebabnya firman Allah berkata, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Muslim

    |

    ~
    Sangat-sangat menggelikan. Hanya orang bodoh yang percaya dengan video rekayasa ini.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Memang terkadang kebenaran itu terlihat seperti sebuah kebodohan. Sebaliknya, tidak jarang kebodohan terlihat seperti sebuah kebenaran.

      Contoh: Seorang pecandu narkoba merasa bahwa kebiasaanya mengkonsumsi narkoba adalah kebenaran. Sebab, saat dia mengkonsumsi barang tersebut, maka dia akan merasa tenang dan damai. Dia tidak tahu bahwa akibat kebodohannya itu, dia dapat kehilangan nyawanya.

      Bagi umat Muslim, apa yang dilakukan oleh Sdr. Fatimah pada video di atas adalah sebuah kebodohan. Karena Anda tidak mengerti apa yang dilakukan Fatimah dan apa yang mendorong dia melakukannya.

      Tapi, bagi Sdr. Fatimah, keputusannya untuk mengikuti Isa Al-Masih adalah sebuah kebenaran. Sebab dia tahu bahwa “Isa adalah Kebenaran” yang dapat menuntun dia kepada Allah.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Mulianus

    |

    ~
    Dengan menilai satu demi satu. Dari ajaran Islam dan Isa, saya mulai memiliki pengetahuan tentang pengajaran Isa. Karena awalnya, terang terang sama juga bingung.

    Tapi dengan adanya situs Isa dan Islam, pemahaman berkat tuntunan Roh Kudus, pemahaman saya tentang kekristenan mulai tubuh. Walau dalam tahap proses. Amin.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Mulianus,

      Kami bersyukur kepada Tuhan, karena situs kami dapat menolong Anda untuk lebih memahami apa yang saat ini Anda imani. Kiranya Roh Kudus terus membimbing Anda dalam pengenalan kepada Dia.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Abdullah

    |

    ~
    Jangan percaya, ini banyak rekayasa, sudah banyak dibuktikan oleh para Pendeta, Pastor, Romo, Biarawati yang masuk Islam. Bahwa orang Kristen banyak rekayasa bagaimana memurtadkan orang Islam.

    Bandingkan yang masuk Islam adalah para para Pendeta, Pastor, Romo, Biarawati yang mengerti kekristenan. Sebaliknya yang masuk Kristen adalah orang-orang goblok yang diiming-imingi supermi.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Sdr. Abdullah,

      Kami sungguh sungguh kasihan pada Anda, karena sudah menulis komentar secara sesumber.

      Sdr. Abdullah, tujuan situs ini bukan untuk mengajak Anda, atau teman-teman Muslim yang lain untuk meninggalkan agama Islam dan menjadi Kristen. Tujuan situs ini adalah untuk memberitakan satu-satunya “Jalan” agar Anda terhindar dari kebinasaan.

      Sebagai Muslim, tentu Anda pernah membaca ayat Al-Quran yang berkata, “Barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (Qs 2:81). Tentu Anda pernah berdosa, bukan?

      Lantas, apa yang harus Anda lakukan agar dosa-dosa Anda tidak meliputi Anda selamanya? Apakah pahala Anda dapat melakukannya? Jelas tidak!

      Isa Al-Masih satu-satunya yang dapat memberi Anda jaminan keselamatan itu! “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Guncay

    |

    ~
    Puji Tuhan. Dengan membaca semua artikel ini dan menonton videonya, iman saya akan Yesus bertumbuh dan lebih mengerti lagi bahkan bertambah berlipat-lipat ganda. Yesuslah Sang Juruselamat, jalan keselamatan satu-satunya.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Kami mengucap syukur kepada Tuhan bila ternyata kesaksian pada video di atas memberi dampak positif bagi Anda, dan dapat menguatkan iman Anda kepaad Yesus.

      Benar yang Anda katakan, Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan. Sebagaimana Ia berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Lodewijk Johannes

    |

    ~
    Shaloom IDI,

    Menilai apa yang dilakukan Fatimah, jelas bahwa oleh kasih karunia Allah dalam Kristus dan dalam perantaraan Roh Kudus. Karena kalau hanya kehendak Fatimah sendiri, saya ragu kalau itu dapat terjadi. Itulah kebahagiaan kita memiliki Allah yang kita sembah dalam Kristus. Bukankah Allah hanya sejauh Doa?

    Bukan harus pergi jauh-jauh untuk menyembah-Nya. Jadi, apa yang sudah dipilih oleh Fatimah itu haknya. Karena dia ingin menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran. Karena Tuhan melihat hati manusia.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Kami setuju dengan pendapat Sdr. Lodewijk. Siapakah manusia sehingga dia dapat mengusahakan sendiri keselamatannya? Jelas mustahil. Karena manusia hidup dalam kasih karunia Allah. Demikian pula dengan keselamatan yang kita miliki. Firman Allah berkata, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus2:18-19).

      Terimakasih karena Anda sudah berbagi di sini. Semoga pembaca lain berkenan untuk merenungkan apa yang sudah Anda tuliskan. Sehingga mereka boleh bersandar sepenuhnya pada kasih karunia Allah untuk keselamatan mereka.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Marietha Kwok

    |

    ~
    Menanggapi kesaksian Sdr Fatima di atas, saya sangat senang dan hormat kepada Sdri Fatima. Karena sebelum beliau mengambil langkah besar, beliau terlebih dahulu menyelami dan dengan hikmat mempelajari isi Al-Qurannya.

    Beliau tidak membabi buta mengikuti suatu keyakinan, yang mana menurut beliau banyak yang tidak berkenan di hati. Sdri Fatima sudah betul, dia ingin mendapatkan keselamatan surgawi, beliau berhak mencarinya. Dengan bantuan Roh Kudus pasti beliau akan berhasil. Dengan kegigiihannya, Tuhan Yesus telah membuka pintu.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Terimakasih Sdr. Marietha untuk tanggapan yang Anda berikan.

      Kami percaya bahwa banyak sekali saudara-saudara kita yang mempunyai pengalaman seperti Fatima. Biarlah kiranya apa yang Anda paparkan di atas dapat menguatkan mereka. Sehingga mereka akan tetap teguh pada iman yang sudah mereka pilih. Yaitu menyerahkan sepenuhnya keselamatan mereka dalam tangan kasih Isa Al-Masih. Sebab hanya Dia satu-satunya yang dapat memberi jaminan keselamatan.

      Sebagaimana Isa berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Amirul

    |

    ~
    Darimana Sdri Fatimah tahu bahwa ayat Al-Quran berjumlah 6666? Apakah selama sembilan tahun diajarkan dan diberitahu bahwa jumlah ayat Al-Quran berjumlah 6666 tersebut?

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Dalam kesaksian di atas, Fatimah berkata bahwa dia sudah mulai membaca Al-Quran sejak dia masih kecil hingga dewasa. Jadi sepertinya bukan selama sembilan tahun dia mempelajari Al-Quran.

      Dan mengenai jumlah ayat Al-Quran, sebagai seorang Muslim seharusnya Anda tentu lebih mengetahuinya daripada kami, bukan? Bila memang apa yang disampaikan oleh Sdr. Fatimah ada yang salah, Anda dapat memberitahu kami. Agar Sdr. Fatimah mengetahui dimana letak kesalahannya.
      ~
      Saodah

  • Avatar

    Titik

    |

    ~
    Sudahlah jangan diperdebatkan tentang Injil dan Al-Quran. Sampai kapanpun tidak akan selesai. Tugas kita memberitakan.

    • Avatar

      Staff Isa dan Islam

      |

      ~
      Maaf Sdri Titik, sepertinya Anda salah faham. Lewat forum ini kami tidak bermaksud untuk memperdebatkan tentang Injil dan Al-Quran. Di sini kita hanya diskusi. Bicara berdasarkan fakta-fakta dan bukan pada pemahaman yang egois.

      Dan lagi, Sdri Fatimah lewat kesaksiannya di atas tidak pernah menghina agama lain. Dia hanya bercerita berdasarkan pengalamannya. Bila Anda tidak setuju dengan kisahnya tersebut, Anda berhak untuk menolaknya.
      ~
      Soadah

Tinggalkan komentar


PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Penonton yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
  2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari tiga pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir video.
  3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
  4. tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
  5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
  6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected].

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


 huruf tersedia

Isadanislamstudi2

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer